Dollar AS Melemah Lagi, Hot FINANCIAL NEWS!

KumparanDollar AS Melemah Lagi, Hot FINANCIAL NEWS! Dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, Jumat (2/6), dolar AS dibuka di Rp 13.321. Mata uang Paman Sam tersebut langsung turun dan menyentuh level terendahnya pagi ini di Rp 13.304.

dollar AS melemah

dollar AS melemah

Secara year to date (ytd) atau dari awal tahun hingga saat ini, dolar AS masih melemah terhadap rupiah sebesar 1,25 persen.

Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, 2 hari lalu, laju rupiah jelang libur nasional Hari Lahir Pancasila yang sekaligus menjadi akhir dari bulan Mei mampu berbalik menguat. Kekhawatiran kami akan pelemahan lanjutan dari rupiah mampu terlewati.

dollar AS turun

dollar AS turun

Padahal kenaikan ini di tengah terjadinya pelemahan euro (EUR) dan pound sterling Inggris (GBP) karena imbas kekhawatiran pasar jelang pemilu di Italia dan Inggris.

Kali ini berita positif dari BI terkait masih akan surplusnya neraca pembayaran barulah ditanggapi meski pelaku pasar juga mencermati meski surplus namun, nilai angkanya berpotensi menurun seiring berakhirnya program Tax Amnesty.

[Baca Juga: Sandi Uno Buka Perdagangan Saham: Saya Merasa Seperti Pulang Kandang]

[Baca Juga: IHSG Menghijau, Menu Saham Pilihan Akhir Pekan: AISA, BBCA, PGAS, PWON]

Sebelumnya kami sampaikan, silih berganti sentimen yang pada akhirnya membuat laju USD kembali dapat bergerak naik. Berita-berita yang cenderung melemahkan mata uang EUR, JPY, dan CNY membuat laju USD berpotensi mengalami kenaikan berbarengan dengan naiknya preferensi risiko pelaku pasar. Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat menghambat potensi rebound-nya rupiah.

Diperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran support Rp 13.350 dan resisten Rp 13.318.

Mulai adanya penguatan pada rupiah seiring minimnya sentimen negatif dari dalam negeri dan antisipasi membaiknya data-data ekonomi yang akan di rilis pada awal bulan Juni diharapkan dapat membuka peluang kenaikan lanjutan pada rupiah.

Meski demikian, perlu dicermati dan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat menghambat potensi kenaikan lanjutan rupiah tersebut. Diperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran support Rp 13.330 dan resisten Rp 13.285.

Sumber informasi financial news: kumparan.com